Reses Bersama DPC PKS Kecamatan Serang & Komunitas Ibu-Ibu Manggis, Hj. Erna Yuliawati Gelar Dialog Publik dan Pelatihan Konten Kreator!
Selasa, 18 November 2025. Anggota DPRD Kota Serang, Hj. Erna Yuliawati, M.Pd, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan bersama DPC PKS Kecamatan Serang serta komunitas Ibu-Ibu Manggis. Kegiatan ini berlangsung penuh antusiasme karena tidak hanya fokus menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan pelatihan konten kreator yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.
Sebagai bagian dari kewajiban konstitusional anggota legislatif, reses ini menjadi momen bagi Hj. Erna untuk kembali turun langsung ke masyarakat, mendengar keluhan, kebutuhan, serta harapan mereka terhadap pembangunan di Kota Serang. Dalam sambutannya, Hj. Erna menegaskan bahwa dirinya membawa slogan utama “Mendengar, Menyampaikan, Mendorong” sebagai wujud komitmen dalam memperjuangkan suara konstituen.
Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari peningkatan fasilitas umum, pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, pelatihan keterampilan digital, hingga harapan adanya pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM rumahan.
Sebagian ibu-ibu juga menyampaikan bahwa peluang usaha berbasis media sosial kini semakin terbuka lebar, namun mereka masih membutuhkan pendampingan dalam pembuatan konten yang menarik dan konsisten.
Hj. Erna mencatat seluruh aspirasi tersebut untuk kemudian dibawa ke OPD terkait, memastikan bahwa setiap suara masyarakat memiliki arah tindak lanjut.
Sebagai bentuk inovasi dalam kegiatan reses, Hj. Erna menghadirkan Ayatullah Khumaeni dan Te Reni Febrianasari, pemilik akun Rumah K4 yang dikenal dengan konten seputar pembangunan rumah, desain interior, hingga home living yang kerap mendapatkan endorsement.
Dengan tema “Banjir Endorsement dari Konten Bangun Rumah & Home Living”, pelatihan ini membahas:
1. Cara membangun personal branding,
2. Teknik membuat konten menarik dengan alat sederhana,
3. Peluang mendapatkan endorse,
4. Pentingnya konsistensi di media sosial,
5. Cara membaca tren untuk meningkatkan engagement.
Para peserta terlihat sangat antusias. Banyak dari mereka yang baru pertama kali belajar dunia content creation, namun merasa hal tersebut sangat bermanfaat untuk menopang aktivitas UMKM ataupun menambah pemasukan keluarga.
Hj. Erna menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digelar, tidak hanya di satu komunitas saja. Menurutnya, masyarakat harus mendapatkan akses yang sama terhadap pengetahuan digital dan peluang ekonomi baru.
“Reses bukan hanya mendengar keluhan, tetapi juga menghadirkan solusi nyata. Dengan pelatihan ini, saya berharap ibu-ibu semakin percaya diri untuk berkarya dan memanfaatkan media sosial sebagai ruang kreatif maupun produktif,” ujar Hj. Erna.
Ia juga menyampaikan bahwa aspirasi yang masuk akan terus diperjuangkan melalui jalur resmi di DPRD, bekerja sama dengan OPD terkait demi menghadirkan perubahan nyata di Kota Serang.





