Berita Media

Majelis Taklim se-Kota Serang Audiensi dengan Hj. Erna Yuliawati: Tegaskan Penolakan Raperda PK yang Dinilai Legalkan Hiburan Malam!

Jum’at, 05 Desember 2025 — Gelombang aspirasi mengalir kuat dari puluhan ibu Majelis Taklim se-Kota Serang yang datang bersilaturahmi sekaligus melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kota Serang Fraksi PKS, Hj. Erna Yuliawati, M.Pd.

Suasana pertemuan berjalan hangat, namun penuh ketegasan ketika para ibu menyampaikan keresahan mendalam atas Raperda PK yang dinilai berpotensi membuka pintu legalisasi hiburan malam. Pertemuan ini bukan pertemuan biasa. Para ibu datang dengan satu suara, satu tujuan, dan satu kegelisahan: menjaga moral, menjaga keluarga, dan menjaga masa depan anak-anak Kota Serang.

Salah satu perwakilan Majelis Taklim dengan lantang menyampaikan,

“Kami sebagai ibu, sebagai penjaga keluarga, tidak ingin hiburan malam dilegalkan. Ini mengkhawatirkan, terutama bagi anak cucu kami. Kami mendukung penuh sikap PKS yang menolak raperda ini.”

Ibu lainnya menambahkan,

“Perda lama sudah baik, tinggal ditegakkan. Kalau hiburan malam dilegalkan, kami takut dampaknya makin besar. Kami ingin kota ini aman untuk anak-anak kami.”

Aspirasi demi aspirasi mengalir, menunjukkan betapa kuatnya kepedulian kaum ibu terhadap masa depan masyarakat. Mereka bahkan telah mempersiapkan “Pernyataan Sikap Penolakan Raperda PK” yang ditandatangani puluhan perwakilan Majelis Taklim dari berbagai wilayah Kota Serang.

Menanggapi hal itu, Hj. Erna Yuliawati menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus menjelaskan secara jernih posisi Fraksi PKS.

“Perlu diketahui, bukan hanya PKS yang menolak, PPP juga menolak. Akan tetapi, saat paripurna tidak disebutkan siapa yang menolak dan alasannya. Penolakan kami bukan pencitraan, bukan drama politik. Ada mekanisme yang kami lalui, dan ada enam alasan kuat mengapa PKS menolak raperda ini.”

Ia menegaskan bahwa tugasnya sebagai wakil rakyat adalah menjaga nilai-nilai masyarakat yang diwakilinya.

“Aspirasi ibu-ibu ini adalah amanah. In syaa Allah, kami akan kawal dengan sungguh-sungguh. Kota ini harus tetap aman, bermartabat, dan terjaga dari potensi kerusakan moral.”

Pertemuan berlangsung penuh khidmat, namun juga penuh keberanian. Solidaritas para ibu Majelis Taklim ini menjadi penanda bahwa masyarakat tidak tinggal diam ketika masa depan generasi muda dipertaruhkan.

Dengan doa, tekad, dan suara yang bulat, para ibu Majelis Taklim dan Hj. Erna Yuliawati bersepakat untuk terus mengawal isu ini sampai tuntas demi Kota Serang yang lebih aman, lebih sehat, dan lebih bermartabat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button