Berita Media

Dekat Dengan Warga: Hj. Erna Yuliawati Tampung Aspirasi Seputar Infrastruktur dan Legalitas!

Kamis, 20 November 2025. Suasana di lingkungan Kecamatan Serang terasa lebih hangat dari biasanya. Warga, pengurus DPC PKS, dan jajaran DPRa PKS Kecamatan Serang berkumpul dalam sebuah forum dialog terbuka yang dipimpin oleh Hj. Erna Yuliawati, M.Pd. Reses ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam safari aspirasi beliau selama bulan November, namun suasananya terasa berbeda, lebih dekat, lebih personal, dan lebih menyentuh kebutuhan dasar warga yang selama ini sering terabaikan.

Tidak seperti reses-reses sebelumnya yang banyak membahas soal infrastruktur besar ataupun program pembangunan jangka panjang, pertemuan kali ini justru mengangkat persoalan sehari-hari yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik rawan, hingga kerumitan urusan legalitas tanah yang membuat warga merasa bimbang dan tidak tenang.

Salah satu warga menceritakan bagaimana jalan gelap membuat anak-anak takut pulang mengaji saat malam, sementara warga lainnya berbagi keresahan tentang status lahan yang belum jelas meski sudah berupaya mengurusnya bertahun-tahun. Curhatan seperti inilah yang membuat suasana reses terasa lebih humanis, bukan sekadar penyampaian data, melainkan kisah nyata warga yang sangat membutuhkan kehadiran wakilnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj. Erna Yuliawati menegaskan kembali bahwa reses bukan hanya agenda formal, melainkan mandat konstitusional untuk memastikan suara masyarakat tidak putus di tengah jalan. Beliau membawa kembali slogan tugasnya: “Mendengar, Menyampaikan, Mendorong.” Sebuah komitmen bahwa setiap aduan bukan hanya dicatat, tetapi diperjuangkan hingga ada titik terang penyelesaian.

Untuk persoalan penerangan jalan, beliau menjelaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan dinas terkait lainnya agar pemetaan PJU dilakukan secara menyeluruh. Titik-titik yang dianggap rawan, gelap, atau sering dilalui warga pada malam hari akan diprioritaskan.

Sementara itu, terkait legalitas tanah, Hj. Erna menekankan bahwa kepastian hukum harus menjadi hak seluruh warga. Karena itu beliau akan mendorong OPD terkait agar lebih responsif dan mempercepat proses penyelesaian agar masyarakat tidak lagi gamang terhadap tanah yang mereka tempati.

Pada akhirnya, reses ini bukan hanya ajang menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan kembali harapan bahwa pembangunan di Kota Serang harus menyentuh persoalan yang paling dirasakan warga. Suara yang selama ini tenggelam kini mendapat ruang untuk didengar dan diperjuangkan.

Hj. Erna menutup kegiatan dengan ajakan lembut namun penuh makna:

“Mari terus saling menjaga dan membangun Kota Serang. Kami hadir untuk mendengar, menyampaikan, dan mendorong agar kebutuhan masyarakat bisa diwujudkan.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button